Tuhanku




Bagiku Islam ialah agama ritual sekaligus sosial, tetapi meskipun demikian Islam bukanlah seperangkat alat yang sudah jadi yang tidak bisa diperdebatkan lagi keotentikannya. Disinilah uniknya, bahwa menurutku Tuhan sama sekali tidak menginginkan manusia menjadi robot yang hanya bisa patuh saja menerima perintah. Tuhan tidak menginginkan kita menjadi bebek yang bisa digiring kesana-kemari, tetapi lebih dari itu, pada dasarnya Tuhan ingin berdialog mencari titik temu yang ideal antara Dia yang maha pencipta dengan manusia sebagai yang dicipta. Tuhan bukanlah sosok yang diktator yang berbuat semaunya sendiri. Tuhan lebih demokratis dibanding sosok yang paling demokratis dimuka bumi ini, oleh karena itu aku sama sekali tidak heran kalau dalam Islam baik pada aspek ritual maupun aspek sosialnya yang saya sebutkan tadi  masih sangat terbuka untuk didiskusikan kembali kebenarannya.
18 September 2009

Nasionalisme




Bagiku perasaan nasionalisme merupakan fitrah manusia yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita semua, yakni umat manusia. Dengan perasaan itu manusia bisa mengabdikan hidupnya untuk Tuhannya, tetapi juga dengan perasaan itu manusia bisa menjadi srigala yang akan terus menerus menebar teror. Jadi menurutku perasaan nasionalisme sifatnya adalah netral, dan itu berarti bahwa perasaan nasionalisme sama persis seperti naluri manusia yang ingin makan, minum, tidur, berhubungan seks dll. Kalau naluri manusia yang demikian itu ditempatkan pada koridor yang benar maka itu bisa mendekatkan diri kepada keridhaan Tuhan, tetapi kalau hal yang demikian itu ditempatkan kedalam koridor yang salah maka bukan keridhaaan Tuhan yang akan kita dapatkan, melainkan keridhaan iblislah yang akan kita peroleh. Dari itu kecintaan kepada bangsa dan tanah air harus dibimbing oleh tuntunan wahyu Tuhan.
16 September 2009

JUSTISIA...

Saudara/i ku....
Jalan yang kita tempuhi memang berat…
penuh dengan tantangan, hambatan, ancaman ,godaan……
Banyak yang kita temui di jalan ini……..
Yang meninggikan asa dan harap kita…………..
Namun terkadang menghempaskan batin dan jiwa kita………….
Akan banyak yang kita temukan……..
idealisme dan realitas bertempur, berperang, jauh masuk ke relung hati kita…………..
Hingga akhirnya jiwa kita harus mengalah…
apabila realitas jauh dari angan……..
Tetaplah disini Saudara/i ku…………….
Kita akan memulai perjalanan yang lebih mendaki dan terjal……………
Tapi disanalah kita berharap bisa merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan………….
Maka ucapkanlah “Alhamdulillah” atas semua keadaan yang kita alami………
Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi…..
tapi aku yakin itu membuat kita semakin Solid...
teruslah berjuang bersama kawan...
rapatkan barisan dan kepalkan tangan ke atas...

" JUSTISIA" sukses sukses LUAR BIASA

Doa Ibu

(Puisi ini dibuat seusai smlm org tua tlp menanyakan kabar apakah anaknya di jogja sehat dan baik2 saja)


hari ini kamu pulang dengan muka masam…
aku tau..kamu pasti lelah dengan aktivitas yang gak ada habis habisnya…
aku tau…kamu pasti lelah dengan orang yang tidak menghargaimu…
tapi kamu tetap semangat untuk menjalankan semuanya…
demi idealisme dan cita2.., demi bangsa dan negaramu….demi tanggungjawabmu..
terimakasih Anakku…
ini…..kubuatkan secangkir teh untukmu…
menyegarkan pikiranmu untuk kembali beraktivitas
esok.…
Ibu g mnuntut banyak darimu,
Ibu hanya pgn melihat kamu sukses,
Jadilah kelak dewasa yang bijak seperti Lukmanul Hakim
Jadilah kelak dewasa yang tegas seperti Ibrahim
Jadilah kelak dewasa yang kasih seperti Rasulullah saw
Ibu ingin anak-anak ibu mengenal Allah………. Ibu ingin anak ibu taat kepada Allah…….
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti…….
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat…….
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan’an yang durhaka.
Ibu selalu berMohon kepada Allah……….
Meminta kepada Allah, agar putra2 ibu menjadi anak yang shalih…..
Anak yang bisa membawa kebahagiaan, dunia dan akherat...
Ibu, ayah, dan adik2mu di Lampung merindukanmu


(Bwt tmn2 sesibuk-sibuk apapun kita di perantauan, alasan belajar, berjuang demi bangsa/apapunlah jangan sampek melupakan keluarga sedikitpun, jgn tlp klo pas minta uang bulanan saja/ butuh bwt byr spp bop, OK Ok. Apalagi bwt tmn2 JUSTISIA kita bbrp minggu ni klhtnnya sibuk dgn tugas seabrek jd klo kmrn blm sempet tlp dan nanya kbr keluarga lebih baik skg tlp dan tanyakan keadaan mereka, aku yakin merekapun akan sangat berbahagia) Smangat kawan2

KAMU ITU SIAPA????

Matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan

kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : “kami ada maksud baik”
dan kita bertanya : “maksud baik untuk siapa ?”

ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
“maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?”

kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah – tanah di gunung telah dimiliki orang – orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat – alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya

tentu, kita bertanya :
“lantas maksud baik saudara untuk siapa ?”
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu – ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?

sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak – cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang
dan esok hari
matahari akan terbit kembali
pertanyaan – pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra

di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !

~ W.S Rendra ~
( jakarta, 1 desember 1977)

Galau mode : On

menatap hari tanpa dedaunan
tak satupun serpian daun menerawang
menutupi diri dalam ketenangan
berdiri sepi menatap rembulan
ditemani sang kekasi malam
hamparan mutiara bersinar terang
tanpa bunyi rembulan malam
menuntun diri mengharap penerangan
wujut nyata tanpa bayangan
mensyukuri indahnya alam
merunduk alam tanpa angin
menitih air dari sang rembulan
melepas angan angan menunggu ke iklasan
agar datang ketenangan

Untuk kau Sang Pelupa

> Kawan, Apa Khabar mu sekarang?
> Sudah lama tak jumpa dengan mu.
> Aku rindu dengan teriakan reformasi mu.
> Aku rindu dengan kehebatan orasi mu.
> Dan aku rindu dengan sega...la sifat idealismu.
> Dan Aku juga rindu dengan segala janji-janjimu untuk
> saudara kita.
>
> Alangkah senangnya hati ini kawan,
> Aku mendapat khabar, kau sudah jadi orang
> hebat sekarang,
> Memiliki mobil mewah, rumah yang wah, dan
> harta yang berlimpah.
> Ya... aku rasa kau layak mendapatkannya,
> Karena kejujuranmu, karena ketekunanmu,
> Dan, ya, karena kesholehan dan kepintaran
> mu.
>
> Tapi kawan, rasa banggaku padamu mulai padam,
> Rasa suka ku padamu mulai kusam,
> Dan rasa persahabatan ku padamu mulai hilang.
>
> Kawan, dulu kau sering prihatin melihat
> saudara kita dilorong kumuh sana,
> Dulu kau sering merasa sedih kepada adik-adik
> kecil dipinggiran jalan sana,
> Dulu kau sering merasa muak dan jijik serta
> marah kepada para munafik diatas sana
> Dan dulu kau sering kesal dan resah dengan
> segala realita yang ada.
>
> Sekarang, dengan mata ku sendiri ku melihat,
> Kau sudah berubah kawan.
> Tiada lagi senyum persahabatan,
> Tiada lagi kata-kata keprihatinan,
> Tiada lagi rasa kasihan,
> dan tiada lagi kesederhanaan.
>
> Aku tidak perduli dengan mobil mewah mu
> kawan,
> Aku tidak perduli dengan jabatan mu kawan,
> Dan aku tidak perduli dengan ocehan angkuh
> mu.
> Karena kau sudah berubah kawan.



by : Ar mansyah
Puisi yg menurut saya harus kita bc tiap waktu...

H.I.D.U.P



bingung
dan nggak habis fikir
sebenarnya aku hidup ini pilihan atau aku di pilih hidup

tapi setelah hidup
tentu banyak pilihan yang harus kita pilih juga
hidup seneng atao hidup sengsara

atau bahkan nggak pilih untuk hidup
aneh memang
kalu kita hidup tapi tidak punya aura dan pegangan untuk hidup

atau bak pepatah seperti air mengalir saja
jangan melawan arus
nanti malah terbawa arus

ah.....
tetap saja kita hidup itu harus punya pilihan
dan pilihan itu harus kita realisasikan

dan
harus punya pegangan hidup
seperti kata tuhan ku" tidaklah aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada ku (Allah)"
juga seprti kata rasul ku " untuk urusan agama maka akulah akhirnya, namun untuk urusan dunia mu tentu engkau yang lebih tau"

jadi...
perjuangkan lah hidup ini yang hanya sekali untuk kebahagiaan di hari esok
dimana tidak ada lagi dunia di pijakan mu

dan itu pilihan hidup.......

Moral tai Kucing

Bukhari-Muslim

“Umat terdahulu binasa karena jika terjadi pencurian yang dilakukan
oleh golongan bangsawan mereka biarkan, tanpa dijatuhi hukuman apapun.
Tetapi jika yang mencuri adalah golongan rakyat lemah, mereka dikenai
hukuman. Demi Allah sekiranya Fatimah anak perempuan Muhammad mencuri,
niscaya aku potong tangannya”

dr hadist diatas kita pasti jg dpt menarik kesimpulan apakah benar bencana yg sering terjadi di negeri ini akibat pr pencuri2 golongan bangsawan/ dgn kata laen pejabat?
begitu ironis nasib bangsa ini dipimpin oleh pemimpin2 yg bermoral buruk.
begitu nyata dimata kita sekarang apa yg disebut dengan mafia peradilan itu.
begitu bengis mereka menghancurkan harapan rakyat akan tegaknya peradilan.
kpnkah hrpn2 rakyat akan keadilan itu bs terwujud,agar kita dpt terhindar dari kebinasaan umat?
wlpn saya pribadi meyakini kbnrn itu pasti menang,tp saya tak pernah yakin kpn kemunafikan itu bs berakhir???
teruslah berjuang kawan, tempatkan diri kita sebagai pelaku perjuangan untuk kebenaran itu.
hidup mahasiswa indonesia....